Pages

Subscribe:

Pengikut

Selasa, 10 Januari 2012

Hidupku


1.MASA BALITA

Tepat tanggal 12 February 1996, ini adalah hari pertama Penulis melihat dunia. Wah dunia ini indah sekali. Penulis mulai melihat-lihat sekelilingnya dari dekapan sang Ibu. Nama Penulis Zyanissa Bintang Ramadhina, nama yang indah pemberian Ayah dan Ibu Penulis. Penulis adalah anak pertama dari Ayah dan Ibunya, Zulkifli dan Yenny Diahastati.
Tepat hari Senin, Penulis lahir di RSB Mutiara Putri, Bandar Lampung dibantu oleh Bidan Titin. Penulis adalah bayi perempuan yang dilahirkan pada jam 06:00 WIB dengan berat badan 3300gram dan panjang 50 cm. Di hari-hari pertam Penulis, Penulis belum bisa banyak bergerak dan berbuat apa-apa. Penulis hanya minum susu dan tidur, tapi disela-sela itu Penulis juga mulai memperhatikan suasana disekitarnya.
Arti nama Zyanissa Bintang Ramadhina ialah:

ZY :
Merupakan inisial dari Ayah dan Ibu Penulis yaitu Z dari Zulkifli dan Y dari Yenny

ANISSA :
Merupakan kata yang diambil dari bahasa arab yang artinya perempuan

BINTANG :
Merupakan nama yang diambil dari nama Ayah dari kakek Ayah Penulis yang bernama Bintang

RAMADHINA :
Diberikan nama Ramadhina karena Penulis lahir tepat pasa saat bulan ramadhan tiba

Penulis bertempat tinggal di Jl. Mawar gg. Kemakmuran no 22/5 Enggal Bandar Lampung. Sejak kecil Penulis sudah tinggal bersama kedua orang tuPenulis dan nenekku. Pada saat bayi Penulis tidak tahu apa-apa. Namun kedua orang tua saya dan keluarganya mengajarkan berbagai hal, seperti berbicara, duduk, merangkak, sampai bisa berjalan. Pada masa balita saya senang sekali bermain dengan sepeda roda tiga berwarna hijaunya. Sepeda tersebut dimainkannya sampai masa SD.




2.MASA KANAK-KANAK

 Penulis pertama kali disekolahkan di TK Tunas Mekar Indonesia dan dimasukan di kelas playgroup. Ibu penulis menyekolahkan Penulis disana karena letak sekolahan itu tidak jauh dari rumah tempat Penulis tinggal dan juga karena TK TMI adalah salah satu sekolah TK terbaik di Bandar Lampung, sehingga Ibu penulis dapat tenang menitipkan penulis disana. Hari pertama masuk sekolah Penulis sempat menangis karena tidak mau ditinggal Ibuku pulang kerumah. Penulis hanya ingin Ibuku menemaniku sampai Penulis pulang sekolah. Akhirnya Ibuku menuruti kemauanku karena ini juga hari pertamPenulis masuk sekolah.
Akhirnya setahun kemudian Penulis naik kelas ke kelas TK A dan stelah 1 tahun kemudian Penulis naik kelas lagi yaitu kek kelas TK B. setelah lulus dari TK, Ibuku langsung mendaftarkanku ke sebuah sekolah dasar yang termasuk sekolah dasar terbaik di Bandar Lampung, yaitu SD Negeri 2 Rawa Laut. Penulis pun diterima di SD tersebut dan Penulis ditempatkan dikelas 1A.
Pelajaran kelas 1 masih terbilang mudah untuk Penulis karena Penulis dapat mengikuti pelajaran dengan baik. Hal tersebut dapat Penulis buktikan dengan masuknya Penulis ke peringkat 5 besar. Stelah itu Penulis naik ke kelas 2A dan diajar oleh Ib Nurma. Setelah naik ke kelas 3,4,5 akhirnya Penulis naik juga ke kelas 6. Penulis ditempatkan di kelas 6A.
Wali kelas 6A pada saat itu adalah Ibu Titik. Beliau adalah guru yang termasuk menyenangkan dan tegas. Beliau juga termasuk orang yang disiplin. Setelah belajar 1 tahun di kelas 6 akhirnya Penulis bisa lulus dari bangku Sekolah Dasar. Penulis bisa lulus dengan hasil yang memuaskan dan Ayah juga Ibuku sangat bangga dengan ku karena Penulis bisa lulus dengan nilai yang memuaskan.






3.MASA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA


Setelah lulus dari Sekolah Dasar, Penulis mendaftarkan diri ke sebuah Sekolah Menengah Pertama yaitu SMPN 2 Bandar Lampung. Untuk diterima di kelas RSBI, Penulis menjalani 5 macam tes. Tesnya yaitu seleksi berkas, tes akademik, tes wawancara dengan bahasa inggris, tes komputer, dan tes IQ. Tapi sayangnya Penulis tidak diterima di kelas RSBI. Penulis gagal menempuh tes yang ke 2 yaitu tes akademik. Tetapi Penulis tidak mau putus asa. Akhirnya penulis mendaftarkan diri kembali ke SMPN 2 Bandar Lampung, tetapi bukan kelas RSBI tetapi kelas Reguler. Kali ini penulis sangat bersungguh-sungguh untuk mengikuti tes tersebut. Akhirnya penulis diterima di SMP tersebut. Walupun masuk ke kelas regular tetapi penulis sangat senang karena penulis sudah bisa masuk ke SMP yang termasuk terbaik di Bandar Lampung.
Orang tua penulis juga sangat bangga dengan penuis karena sudah bisa masuk ke sekolah terbaik tersebut. Akhirnya penulis masuk kek kelas 7A. pada saat itu wali kelas 7A adalah Ibu Citra Dewi. Saat di kelas tersebut penulis sangat senang karena teman-teman di kelas 7A sangat baik-baik. Ada beberapa orang teman yang sudah penulis kenal sejak sd, ada juga yang baru penulis kenal. Penulis sangat senang karena bisa memiliki banyak teman baru. Kelas 7A termasuk kelas terkompak pada saat itu. Dulu kelas 7A diberi nama BAJA. BAJA adalah singkatan dari Barisan Anak Tujuh A. pelajaran di kelas 7 ini sudah mulai agak sulit. Tetapi penulis berusaha untuk mengikuti pelajaran dengan baik.
Waktu demi waktu berlalu. Akhirnya tibalah saat pembagian raport kenaikan kelas. Penulis sangat dek-dekan dengan hasil raport tersebut. Pada waktu itu yang mengambil raport penulis bukan kedua orang tua penulis melainkan tante dari penulis. Pada waktu itu Ayah dan Ibu penulis tidak bisa mengambi raport penulis karena Ayah penulis sedang ada tugas dikantornya yang tidak bisa ditinggal, dan Ibu penulis tidak bisa mengambil raport penulis karena Ibu penulis adalah seorang Guru dan ia harus membagikan raport muriid-muridnya juga. Untung saja waktu itu ada tante penulis yang bisa mengambil raport penulis. Pada saat tante penulis mau mengambil raport penuli, penulis tambah dek-dekan. Tapi setelah tente penulis keluar, tante penulis tersenyum. Ternyata penulis naik kelas. Penulis sangat senang dan bahagia bisa naik kelas dengan nilai yang memuaskan.
Setelah libur beberapa minggu, akhirnya sekolah pun mulai seperti biasanya. Pada saat itu ternyata penulis masuk ke kelas 8C. di 8C juga orang-orangnya sangat lah mengasikkan. Kelas itu juga kompak. Kelas 8C diberi julukan DECICAK KECIL. Pelajaran kelas 8 sudah mulai lumayan susah. Maka dari itu penulis berinisiatif mengikuti privat yang sistemnya guru dating ke rumah. Privat tersebut sangat membantu penulis untuk memahami pelajaran kelas 8 yang lumayan susah. Hal itu bisa dibuktikan dengan diraihnya peringkat 10 besar. Penulis sangat senang karena pada saat pembagia raport kenaikan kelas, penulis mendapat kan peringkat ke 8. Ayah penulis uga ikut bangga dengan hasil yang telah penulis dapatkan di kelas 8 tersebut. Akhirnya penulis bisa naik kelas 9 dengan hasil yang sangat memuaskan.
Setelah libur beberapa minggu lagi, akhirnya sekolah pun dimulai seperti biasa. Waktu itu sistem pembagian kelas di umumkan lewat internet. Sebelum masuk sekolah penulis sudah melihat hasil pembagian kelas tersebut. Ternyata penulis masuk ke kelas 9B. penulis sangat senang karena lagi-lagi penulis bisa masuk ke kelas yang murid-muridnya mengasikkan. Karena menurut penulis lingkungan yang mengasikkan bisa membantu penulis untuk lebih memahami pelajaran yang sudah sangat susah ini. Kelas 9 adalah saat dimana penulis harus sungguh-sungguh belajar karena penulis harus menempuh Ujian Nasional. Penulis merasa pelajaran kelas 9 ini sangat susah dimengerti. Maka dari itu Penulis berinisiatif untuk mengikuti pelajaran tambahan diluar sekolah. Tidak hanya penulis saja yang mengikuti les tersebut, tapi masih banyak lagi teman-teman penulis yang mengikuti les tersebut. Menurut penulis pelajaran tambahan tersebut sangat membantu penulis dalam KBM di dalam kelas.
Sebelum Ujian Nasional berlangsung, penulis mempelajari ulang apa yang selama SMP ini sudah penulis pelajari. Dengan bantuan kedua orang tua saat belajar, penulis benar-benar sudah mengerti dengan semua pelajaran yang sudah dipelajari ulang tersebut. Pada saat Ujian Nasional tiba penulis sudah mempersiapkan semuanya dengan sungguh-sungguh. Pada saat mengerjakan soal-soal UN tersebut, penulis mengalami sedikit kesulitan. Khususnya di pelajaran Matematika. Tetapi penulis terus berjuang untuk mengerjakan soal-soal tersebut. Dan akhirnya penulis bisa lancar mengerjakan semua soal-soal UN itu.
Pada saat pembagian hasil semua ulangan, penulis sangat dek-dekan. Tapi penulis yakin kalau semua hasilnya akan bagus. Saat pembagiannya penulis sangat senang karena penulis mendapatkan kertas yang berisikan tulisan “LULUS”. Itu artinya penulis sudah selesai menempuh pendidikan Sekolah Menengah Pertama. Penulis sangatlah senang dengan hasil yang telah penulis capai. Penulis bisa lulus dengan NEM 36,00. Kedua orang tua penulis juga sangat bangga dengan penulis karena bisa mendapatkan hasil yang sangat memuaskan.
Tujuan penulis selanjutnya setelah menyelesaikan pendidkan di SMP adalah mendaftarkan diri ke SMA favorit pilihan penulis di Bandar Lampung, yaitu SMAN 2 Bandar Lampung.



4.MASA SEKOLAH MENENGAH ATAS

 Setelah penulis lulus dari Sekolah Menengah Pertama, penulis melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, yaitu Sekolah Menengah Atas. Setelah lulu dari SMP, penulis sudah memikirkan matang-matang akan mendaftar ke SMA mana. Dan penulispun mendaftarkan diri ke sebuah SMA Negeri yang terbaik di Bandar Lampung. Yaitu SMAN 2 Bandar Lampung. Pada saat itu SMAN 2 hanya membuka pendaftaran untuk kelas RSBI dan AKSEL saja. Ibu penulis lah yang membantu penulis mengurus semua berkas-berkas yang harus dipenuhi untuk pendaftaran masuk SMAN 2 Bandar Lampung.
Dan stelah semua berkas sudah selesai di siapkan akhirnya Ibu penulis langsung mendaftarkan penulis. Penulis mendaftar di Jalur Tes. Ada berbagai macam jalur yang bisa di pilih untuk mendaftar di SMA tersebut, mulai dari Jalur Tes, Jalur Prestasi, Jalur Olahraga dan Seni, Jalur Swadana, Jalur tidak mampu hingga Jalur Bina Lingkungan. Dan sekarang penulis tinggal menunggu apakah berkas yang diajukan bisa lolos atau tidak.
Setelah diliat dari pengumuman hasil seleksi berkas ternyata penulis bisa lolos dan selanjutnya penulis akan masuk ke tahap selanjutnya, yaiutu tahap tes akademik. Sebelum tes akademik dilangsungkan, penulis belajar dengan sungguh-sungguh. Dan itu dapat di buktikan dengan diterimanya penulis di SMA tersebut. Penulis sangat senang dan orang tua penulis juga ikut senang karena anaknya bisa masuk kesekolah yang sangat di dambakan oleh penulis. Setelah tahu kalau penulis diterima, Ibu penulis langsung mendaftarkan ulang penulis. Sampai akhirnya penulis bisa benar-benar bersekolah di SMAN 2 Bandar Lampung. Sebelum KBM di sekolah itu dimulai, sekolah tersebut mengadakan Pra-MOS dan MOS. Pada saat MOS penulis masuk ke dalam kelompok bernama “SERIUT”. Dimana anggota dari Seruit adalah orang-orang yang bernama dengan inisial S sampai Z.
Pada saat MOS selurh peserta harus membuat sebuah tanda pengenal yang harus dikalungkan dileher dan peserta pun juga harus membuat topi kerucut. Pada saat MOS seluruh peserta diberikan pengarahan tentang SMANDA. Mulai dari hal kecil hingga hal yang paling penting. Seluruh peserta juga diajarkan menyanyikan lagu hymned an mars SMAN 2 Bandar Lampung. Seluruh kelompok dituntut untuk bisa menyanyikan kedua lagu tersebut karena pada akhir acara MOS akan diadakan lomba menyanyikan lagu Mars Dan Hymne SMANDA.
7 hari pun berlalu hingga sampailah kita pada kegiatan terakhir MOS yang diadakan di Lembah Hijau. Untuk sampai ke Lembah Hijau seluruh peserta harus berjalan kaki, tidak boleh ada yang menaiki kendaraan untuk sampai ke tujuan. Kecuali jika ada yang sakit boleh ke tempat tujuan dengan kendaraan yang telah di sediakan panitia MOS. Pada saat itu, penulis sudah menempuh hampir setengah perjalanan, tapi sayangnya penulis tidak kuat lagi untuk berjalan kaki untuk sampai ke tuuan. Penulis memang mempunyai penyakit darah rendah, yang jika terlalu capek akan mengakibatkan pingsan. Maka dari itu setengah perjalanannya lagi penulis tempuh dengan menaiki mobil salah satu panitia MOS.
Acara di Lembah Hijau sangatlah mengasikkan. Ada berbagai games yang diadakan oleh panitia untuk seluruh peserta. Sampai akhirnya di penghujung aja MOS kali ini. MOS kali ini ditutp dengan Upacara yang dilakukan di tempat itu juga. Dan seselesainya upacara seluruh peserta boleh langsung pulang untuk beristirahat.
Dan tidak lama dari itu semua murid pun bisa mengikuti KBM sebagaimana mestinya. Penulis sangat senang. Penulis masuk ke kelas X8. Lagi-lagi murid-murid di X8 sangatlah menyenangkan. Maka dari itu penulis sangat semangat untuk mengikuti KBM yang ada. Dan penulispun berjanji mulai dari SMA ini penulis akan belajar lebih giat dan lebih sungguh-sungguh lagi agar bisa masuk ke perguruan tinggi yang terbaik. Salah satu perguruan tinggi yang ingin penulis capai adalah Universitas Indonesia. Maka dari itu penulis akan lebih sungguh-sungguh lagi agar bisa masuk ke Universitas Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar