1.MASA
BALITA
Tepat
hari Senin, Penulis lahir di RSB Mutiara Putri, Bandar Lampung dibantu oleh
Bidan Titin. Penulis adalah bayi perempuan yang dilahirkan pada jam 06:00 WIB
dengan berat badan 3300gram dan panjang 50 cm. Di hari-hari pertam Penulis, Penulis
belum bisa banyak bergerak dan berbuat apa-apa. Penulis hanya minum susu dan
tidur, tapi disela-sela itu Penulis juga mulai memperhatikan suasana
disekitarnya.
Arti nama Zyanissa Bintang Ramadhina ialah:
ZY :
Merupakan
inisial dari Ayah dan Ibu Penulis yaitu Z dari Zulkifli dan Y dari Yenny
ANISSA :
Merupakan
kata yang diambil dari bahasa arab yang artinya perempuan
BINTANG :
Merupakan
nama yang diambil dari nama Ayah dari kakek Ayah Penulis yang bernama Bintang
RAMADHINA :
Diberikan
nama Ramadhina karena Penulis lahir tepat pasa saat bulan ramadhan tiba
Penulis
bertempat tinggal di Jl. Mawar gg. Kemakmuran no 22/5 Enggal Bandar Lampung.
Sejak kecil Penulis sudah tinggal bersama kedua orang tuPenulis dan nenekku.
Pada saat bayi Penulis tidak tahu apa-apa. Namun kedua orang tua
saya dan keluarganya mengajarkan berbagai hal, seperti berbicara, duduk,
merangkak, sampai bisa berjalan. Pada masa balita saya senang sekali bermain
dengan sepeda roda tiga berwarna hijaunya. Sepeda tersebut dimainkannya sampai
masa SD.
2.MASA KANAK-KANAK
Akhirnya setahun kemudian Penulis naik kelas ke
kelas TK A dan stelah 1 tahun kemudian Penulis naik kelas lagi yaitu kek kelas
TK B. setelah lulus dari TK, Ibuku langsung mendaftarkanku ke sebuah sekolah
dasar yang termasuk sekolah dasar terbaik di Bandar Lampung, yaitu SD Negeri 2 Rawa Laut. Penulis pun
diterima di SD tersebut dan Penulis ditempatkan dikelas 1A.
Pelajaran kelas 1 masih terbilang mudah untuk Penulis
karena Penulis dapat mengikuti pelajaran dengan baik. Hal tersebut dapat Penulis
buktikan dengan masuknya Penulis ke peringkat 5 besar. Stelah itu Penulis naik
ke kelas 2A dan diajar oleh Ib Nurma. Setelah naik ke kelas 3,4,5 akhirnya Penulis
naik juga ke kelas 6. Penulis ditempatkan di kelas 6A.
Wali kelas 6A pada saat itu adalah Ibu Titik.
Beliau adalah guru yang termasuk menyenangkan dan tegas. Beliau juga termasuk
orang yang disiplin. Setelah belajar 1 tahun di kelas 6 akhirnya Penulis bisa
lulus dari bangku Sekolah Dasar. Penulis bisa lulus dengan hasil yang memuaskan
dan Ayah juga Ibuku sangat bangga dengan ku karena Penulis bisa lulus dengan
nilai yang memuaskan.
3.MASA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
Setelah lulus dari Sekolah Dasar, Penulis
mendaftarkan diri ke sebuah Sekolah Menengah Pertama yaitu SMPN 2 Bandar
Lampung. Untuk diterima di kelas RSBI, Penulis menjalani 5 macam tes. Tesnya
yaitu seleksi berkas, tes akademik, tes wawancara dengan bahasa inggris, tes komputer,
dan tes IQ. Tapi sayangnya Penulis tidak diterima di kelas RSBI. Penulis gagal
menempuh tes yang ke 2 yaitu tes akademik. Tetapi Penulis tidak mau putus asa.
Akhirnya penulis mendaftarkan diri kembali ke SMPN 2 Bandar Lampung, tetapi
bukan kelas RSBI tetapi kelas Reguler. Kali ini penulis sangat
bersungguh-sungguh untuk mengikuti tes tersebut. Akhirnya penulis diterima di SMP
tersebut. Walupun masuk ke kelas regular tetapi penulis sangat senang karena
penulis sudah bisa masuk ke SMP yang termasuk terbaik di Bandar Lampung.
Orang tua penulis juga sangat bangga dengan penuis
karena sudah bisa masuk ke sekolah terbaik tersebut. Akhirnya penulis masuk kek
kelas 7A. pada saat itu wali kelas 7A adalah Ibu Citra Dewi. Saat di kelas
tersebut penulis sangat senang karena teman-teman di kelas 7A sangat baik-baik.
Ada beberapa orang teman yang sudah penulis kenal sejak sd, ada juga yang baru
penulis kenal. Penulis sangat senang karena bisa memiliki banyak teman baru.
Kelas 7A termasuk kelas terkompak pada saat itu. Dulu kelas 7A diberi nama
BAJA. BAJA adalah singkatan dari Barisan Anak Tujuh A. pelajaran di kelas 7 ini
sudah mulai agak sulit. Tetapi penulis berusaha untuk mengikuti pelajaran
dengan baik.
Waktu demi waktu berlalu. Akhirnya tibalah saat
pembagian raport kenaikan kelas. Penulis sangat dek-dekan dengan hasil raport
tersebut. Pada waktu itu yang mengambil raport penulis bukan kedua orang tua
penulis melainkan tante dari penulis. Pada waktu itu Ayah dan Ibu penulis tidak
bisa mengambi raport penulis karena Ayah penulis sedang ada tugas dikantornya
yang tidak bisa ditinggal, dan Ibu penulis tidak bisa mengambil raport penulis
karena Ibu penulis adalah seorang Guru dan ia harus membagikan raport
muriid-muridnya juga. Untung saja waktu itu ada tante penulis yang bisa
mengambil raport penulis. Pada saat tante penulis mau mengambil raport penuli,
penulis tambah dek-dekan. Tapi setelah tente penulis keluar, tante penulis
tersenyum. Ternyata penulis naik kelas. Penulis sangat senang dan bahagia bisa
naik kelas dengan nilai yang memuaskan.
Setelah libur beberapa minggu, akhirnya sekolah pun
mulai seperti biasanya. Pada saat itu ternyata penulis masuk ke kelas 8C. di 8C
juga orang-orangnya sangat lah mengasikkan. Kelas itu juga kompak. Kelas 8C
diberi julukan DECICAK KECIL. Pelajaran kelas 8 sudah mulai lumayan susah. Maka
dari itu penulis berinisiatif mengikuti privat yang sistemnya guru dating ke
rumah. Privat tersebut sangat membantu penulis untuk memahami pelajaran kelas 8
yang lumayan susah. Hal itu bisa dibuktikan dengan diraihnya peringkat 10
besar. Penulis sangat senang karena pada saat pembagia raport kenaikan kelas,
penulis mendapat kan peringkat ke 8. Ayah penulis uga ikut bangga dengan hasil
yang telah penulis dapatkan di kelas 8 tersebut. Akhirnya penulis bisa naik
kelas 9 dengan hasil yang sangat memuaskan.
Setelah libur beberapa minggu lagi, akhirnya
sekolah pun dimulai seperti biasa. Waktu itu sistem pembagian kelas di umumkan
lewat internet. Sebelum masuk sekolah penulis sudah melihat hasil pembagian
kelas tersebut. Ternyata penulis masuk ke kelas 9B. penulis sangat senang
karena lagi-lagi penulis bisa masuk ke kelas yang murid-muridnya mengasikkan.
Karena menurut penulis lingkungan yang mengasikkan bisa membantu penulis untuk
lebih memahami pelajaran yang sudah sangat susah ini. Kelas 9 adalah saat
dimana penulis harus sungguh-sungguh belajar karena penulis harus menempuh
Ujian Nasional. Penulis merasa pelajaran kelas 9 ini sangat susah dimengerti.
Maka dari itu Penulis berinisiatif untuk mengikuti pelajaran tambahan diluar
sekolah. Tidak hanya penulis saja yang mengikuti les tersebut, tapi masih
banyak lagi teman-teman penulis yang mengikuti les tersebut. Menurut penulis
pelajaran tambahan tersebut sangat membantu penulis dalam KBM di dalam kelas.
Sebelum Ujian Nasional berlangsung, penulis mempelajari
ulang apa yang selama SMP ini sudah penulis pelajari. Dengan bantuan kedua
orang tua saat belajar, penulis benar-benar sudah mengerti dengan semua
pelajaran yang sudah dipelajari ulang tersebut. Pada saat Ujian Nasional tiba
penulis sudah mempersiapkan semuanya dengan sungguh-sungguh. Pada saat
mengerjakan soal-soal UN tersebut, penulis mengalami sedikit kesulitan.
Khususnya di pelajaran Matematika. Tetapi penulis terus berjuang untuk
mengerjakan soal-soal tersebut. Dan akhirnya penulis bisa lancar mengerjakan
semua soal-soal UN itu.
Pada saat pembagian hasil semua ulangan, penulis
sangat dek-dekan. Tapi penulis yakin kalau semua hasilnya akan bagus. Saat
pembagiannya penulis sangat senang karena penulis mendapatkan kertas yang
berisikan tulisan “LULUS”. Itu artinya penulis sudah selesai menempuh
pendidikan Sekolah Menengah Pertama. Penulis sangatlah senang dengan hasil yang
telah penulis capai. Penulis bisa lulus dengan NEM 36,00. Kedua orang tua
penulis juga sangat bangga dengan penulis karena bisa mendapatkan hasil yang
sangat memuaskan.
Tujuan penulis selanjutnya setelah menyelesaikan
pendidkan di SMP adalah mendaftarkan diri ke SMA favorit pilihan penulis di
Bandar Lampung, yaitu SMAN 2 Bandar Lampung.
4.MASA SEKOLAH MENENGAH ATAS
Dan stelah semua berkas sudah selesai di siapkan
akhirnya Ibu penulis langsung mendaftarkan penulis. Penulis mendaftar di Jalur
Tes. Ada berbagai macam jalur yang bisa di pilih untuk mendaftar di SMA
tersebut, mulai dari Jalur Tes, Jalur Prestasi, Jalur Olahraga dan Seni, Jalur
Swadana, Jalur tidak mampu hingga Jalur Bina Lingkungan. Dan sekarang penulis
tinggal menunggu apakah berkas yang diajukan bisa lolos atau tidak.
Setelah diliat dari pengumuman hasil seleksi berkas
ternyata penulis bisa lolos dan selanjutnya penulis akan masuk ke tahap
selanjutnya, yaiutu tahap tes akademik. Sebelum tes akademik dilangsungkan,
penulis belajar dengan sungguh-sungguh. Dan itu dapat di buktikan dengan
diterimanya penulis di SMA tersebut. Penulis sangat senang dan orang tua
penulis juga ikut senang karena anaknya bisa masuk kesekolah yang sangat di
dambakan oleh penulis. Setelah tahu kalau penulis diterima, Ibu penulis
langsung mendaftarkan ulang penulis. Sampai akhirnya penulis bisa benar-benar
bersekolah di SMAN 2 Bandar Lampung. Sebelum KBM di sekolah itu dimulai,
sekolah tersebut mengadakan Pra-MOS dan MOS. Pada saat MOS penulis masuk ke
dalam kelompok bernama “SERIUT”. Dimana anggota dari Seruit adalah orang-orang
yang bernama dengan inisial S sampai Z.
Pada saat MOS selurh peserta harus membuat sebuah
tanda pengenal yang harus dikalungkan dileher dan peserta pun juga harus
membuat topi kerucut. Pada saat MOS seluruh peserta diberikan pengarahan
tentang SMANDA. Mulai dari hal kecil hingga hal yang paling penting. Seluruh
peserta juga diajarkan menyanyikan lagu hymned an mars SMAN 2 Bandar Lampung.
Seluruh kelompok dituntut untuk bisa menyanyikan kedua lagu tersebut karena
pada akhir acara MOS akan diadakan lomba menyanyikan lagu Mars Dan Hymne
SMANDA.
7 hari pun berlalu hingga sampailah kita pada
kegiatan terakhir MOS yang diadakan di Lembah Hijau. Untuk sampai ke Lembah
Hijau seluruh peserta harus berjalan kaki, tidak boleh ada yang menaiki
kendaraan untuk sampai ke tujuan. Kecuali jika ada yang sakit boleh ke tempat
tujuan dengan kendaraan yang telah di sediakan panitia MOS. Pada saat itu,
penulis sudah menempuh hampir setengah perjalanan, tapi sayangnya penulis tidak
kuat lagi untuk berjalan kaki untuk sampai ke tuuan. Penulis memang mempunyai
penyakit darah rendah, yang jika terlalu capek akan mengakibatkan pingsan. Maka
dari itu setengah perjalanannya lagi penulis tempuh dengan menaiki mobil salah
satu panitia MOS.
Acara di Lembah Hijau sangatlah mengasikkan. Ada
berbagai games yang diadakan oleh panitia untuk seluruh peserta. Sampai akhirnya
di penghujung aja MOS kali ini. MOS kali ini ditutp dengan Upacara yang
dilakukan di tempat itu juga. Dan seselesainya upacara seluruh peserta boleh
langsung pulang untuk beristirahat.
Dan tidak lama dari itu semua murid pun bisa
mengikuti KBM sebagaimana mestinya. Penulis sangat senang. Penulis masuk ke
kelas X8. Lagi-lagi murid-murid di X8 sangatlah menyenangkan. Maka dari itu
penulis sangat semangat untuk mengikuti KBM yang ada. Dan penulispun berjanji
mulai dari SMA ini penulis akan belajar lebih giat dan lebih sungguh-sungguh
lagi agar bisa masuk ke perguruan tinggi yang terbaik. Salah satu perguruan
tinggi yang ingin penulis capai adalah Universitas Indonesia. Maka dari itu
penulis akan lebih sungguh-sungguh lagi agar bisa masuk ke Universitas Indonesia.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar